Back to Top

Cara Menghindari lilitan utang kartu kredit.


Kebanyakan orang menginginkan sebuah pola hidup yang praktis dan simpel, agar segala sesuatunya bisa berjalan dengan mudah dan tidak ada kendala.

Tentu saja hal ini bisa berjalan karena adanya bermacam teknologi dan juga beragam fasilitas yang bisa kita andalkan, sehingga kini segala sesuatunya dapat kita kerjakan dengan sangat mudah dan nyaris tanpa hambatan.

Aneka ragam kemajuan di zaman sekarang ini juga bisa kita rasakan di dalam dunia perbankan, saat ini kita dengan mudah bisa menggunakan berbagai macam fasilitas canggih yang disediakan oleh dunia perbankan.

Ini tentu sangat mempermudah dan membuat semua urusan keuangan menjadi lebih mudah diselesaikan.

Pihak bank berlomba-lomba untuk menawarkan berbagai macam layanan yang dapat memberikan kemudahan bagi para nasabahnya, hal ini yang menimbulkan efek positif dan menimbulkan aroma persaingan sehat di antara bank-bank yang ada di Indonesia.

Kita sebagai seorang nasabah, hanya perlu menikmati dan memilih layanan yang terbaik saja, mudah bukan?, contohnya fasilitas pinjaman / kredit uang, baik itu KTA atau kartu kredit.

You may like these posts

Baca Juga :  Cara Melunasi Utang KTA


Bukan suatu dosa besar Kita menggunakan kartu kredit untuk membayar tagihan belanjaan. Namun, kita  harus pandai menggunakannya agar tidak sampai terlilit utang kartu kredit.

Sebenarnya sih tidak ada masalah Anda menggunakan kartu kredit sebagai salah satu alat pembayaran. Karena, Anda bisa mendapatkan keuntungan ketika bertransaksi dengan kartu kredit.

Kita ambil contoh, diskon 30% hanya kepada Anda yang memiliki dan membayar pakai kartu kredit bank tertentu, saat makan malam di restoran tertentu. Atau, Anda bisa mendapatkan fasilitas cicilan 0% ketika membeli ponsel pintar di gerai tertentu.

Bila anda bijak dan tahu caranya kartu kredit dapat mengamankan arus cash flow Anda. Karena, Anda tidak perlu mengeluarkan uang cash  ketika ada pengeluaran mendadak. Misalnya, Anda dapat gunakan untuk membayar tagihan rumah sakit.

Sehingga semua Pengeluaran Anda, Tercatat, karena menggunakan kartu kredit. Bandingkan bila dengan menggunakan uang cash, belum tentu anda mencatat, kemana saja uang Anda Keluar.

Tetapi perlu anda ingat, bahwa kartu kredit adalah utang bukan pendapatan tambahan. Maka, Anda wajib untuk membayar utang tersebut.

Apabila Anda tidak melunaskan pembayaran utang tersebut tepat waktu. Dipastikan Anda akan merugi, sebab Anda harus membayar bunga tagihan di bulan penagihan berikutnya.

Anda pun kemungkinan akan terlilit utang kartu kredit bila tidak kunjung melunasinya. Jadi, Anda harus selalu bijak menggunakan kartu kredit.

Apabila Anda baru memiliki kartu kredit. Simak dan bagikan/share tulisan berikut ini, agar Anda ataupun teman/keluarga Anda terhindar dari resiko lilitan utang kartu kredit. 


CARA MENGHINDARI LILITAN UTANG KARTU KREDIT


1. Selalu Biasakan bayar tagihan secara penuh


Cara pertama yang harus Anda lakukan ialah  membayar tagihan kartu kredit secara penuh.

Tujuannya, agar Anda tidak harus menanggung bunga tagihan di bulan selanjutnya.

Contoh Kasus: Total tagihan kartu kredit Anda bulan Januari 2020 sebesar Rp 50 juta. Maka Anda harus membayar seluruh tagihan sebesar Rp 50 juta, sebelum billing cycle anda. Jika anda belum mengerti apa itu billing cycle, silahkan baca disini, Pengertian Billing Cycle.

Apabila Anda tidak mampu untuk membayar seluruh jumlah tagihan, para perencana keuangan menyarankan Anda membayar setengah dari total tagihan.

Lalu setengahnya lagi harus Anda bayarkan di bulan berikutnya.

"Anda jangan membayar nilai tagihan minimal," katanya. Alasannya, agar Anda tidak dikenakan bunga utang terlalu besar.


2. Jangan menggunakan kartu kredit sebelum tagihan lunas


Cara kedua, Anda seharusnya tidak menggunakan kartu kredit tersebut lagi, kalau tagihan belum lunas.

Dengan begitu tagihan Anda tidak terus membengkak di bulan-bulan selanjutnya.

Untuk menghindari godaan terlalu sering menggunakan kartu kredit anda, Anda cukup meninggalkan kartu kredit di rumah.

3. Bayar tagihan sebelum tanggal jatuh tempo.

Cara ketiga, Anda harus membayar tagihan kartu kredit sebelum tanggal jatuh tempo. Dengan begitu Anda tidak perlu membayar denda keterlambatan.

Lebih baik Anda membayar tagihan sebelum tanggal penagihan agar tidak dikenakan bunga tagihan kartu kredit.

"Pastikan Anda mempunyai uang cukup untuk membayar tagihan sebelum menggunakan kartu kredit,", maksudnya adalah, pastikan kedepannya akan akan bisa membayar tagihannya.

4. Rajin check and recheck nilai penggunaan kartu kredit

Cara keempat, Anda sebaiknya rutin memeriksa jumlah penggunaan kartu kredit.

Lalu, pikirkan apakah Anda mampu untuk melunasi semua tagihan sebelum tanggal jatuh tempo.

Apabila, Anda merasa tagihan terlalu besar, maka sebaiknya berhentilah bertransaksi dengan kartu kredit tersebut.

dan apabila Anda tidak bisa menghentikan kelakuan tak terpuji itu, Anda akan tenggelam hanyut dalam besarnya jumlah tagihan yang harus dibayarkan.

Maka daripada itu Anda perlu check and recheck besaran jumlah penggunaan kartu kredit satu kali dalam seminggu. Langkah kecil ini sangat efektif untuk membatasi seseorang bertransaksi dengan kartu kredit.

Anda harus menentukan tujuan utama sebelum mengesek kartu kredit sebagai alat pembayaran. Agar, Anda tidak asal bertransaksi dan yang penting, terhindar dari utang kartu kredit.

Sebaiknya Anda tidak menggunakan kartu kredit untuk memenuhi kebutuhan pokok bulanan. Ingat, kartu kredit bukanlah sumber dana atau pendapatan tambahan Anda.

Jadi, Anda harus bijak menggunakan kartu kredit agar terhindar dari besarnya lilitan tagihan.